Susu Almond terbuat almond utuh yang dicampur dengan air, kemudian dihaluskan dan disaring untuk mendapatkan ekstrak yang mirip dengan susu. Susu almond sendiri merupakan minuman bergizi rendah kalori yang akhir-akhir ini cukup populer.
Susu almond biasanya memiliki rasa yang lembut, tetapi sedikit pedas. Selain rasanya yang nikmat dan bisa dijadikan pengganti susu sapi, susu almond ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan.
Selain rasanya yang nikmat dan bisa dijadikan pengganti susu sapi, susu almond ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan loh! Satu cangkir (240 ml) susu almond tanpa pemanis mengandung sekitar 30-50 kalori. Jumlah ini jauh lebih rendah daripada susu sapi yang memiliki kalori sebanyak 146 kalori.
Susu almond murni mengandung gula yang sangat rendah. Dalam satu cangkir susu almond (240 ml), hanya mengandung 1 – 2 gram karbohidrat. Jumlah ini jauh lebih kecil daripada susu sapi biasa yang mengandung 13 gram karbohidrat, yang sebagian besar adalah gula.
Namun, susu almond yang telah diberi tambahan pemanis, biasanya kadar gulanya akan menjadi lebih tinggi, yakni sekitar 5-17 gram per cangkir.
Secara alami, almond merupakan sumber vitamin E yang cukup tinggi.
Satu ons kacang almond dapat memenuhi kebutuhan vitamin E harian hingga 37 persen.
Oleh karena itu, susu almond juga merupakan sumber alami vitamin E, meskipun sebagian besar produk komersial juga menambahkan vitamin E ekstra selama pemrosesan.
Satu cangkir susu almond (240 ml) menyediakan 20-50 persen kebutuhan vitamin E harian. Sebagai perbandingan, susu sapi tidak mengandung vitamin E sebanyak itu. Vitamin E adalah antioksidan kuat yang memerangi peradangan dan stres dalam tubuh.
Karena susu almond secara alami bebas laktosa, susu ini bisa menjadi alternatif yang cocok untuk orang yang memiliki intoleransi laktosa.
